Agregator : MediaCenter
Written by Administrator
Wednesday, 01 September 2010
Hasil evaluasi tingkat kegiatan G. Seulawah Agam sebagai berikut :
I. Pendahuluan
Seulawah Agam (1.726 meter d.p.l) adalah salah satu dari tiga gunungapi strato aktif tipe A di Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Posisi geografi terletak pada 05˚ 26′ 50” LS, dan 95˚ 39′ 54″ BT, secara administratif termasuk wilayah Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar, Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Masa istirahat terpendek dari G. Seulawah Agam adalah 136 tahun dan terpanjang adalah 239 tahun, dan erupsi terakhir terjadi pada kawah parasit pada 12-13 Januari1839 kawah Heutz berupa erupsi freatik.
II. Kegempaan
* Pada April 2010, gempa Vulkanik Dalam terekam 66 kali kejadian atau rata-rata perhari 2 kali kejadian, gempa Vulkanik Dangkal terekam 70 kali kejadian atau rata-rata perhari 2 kali kejadian, gempa Tektonik Lokal terekam 4 kali kejadian, dan gempa Tektonik Jauh terekam 137 kali kejadian atau rata-rata perhari 5 kejadian per hari.
* Pada Mei 2010, gempa Vulkanik Dalam terekam 55 kali kejadian atau rata-rata perhari 2 kali kejadian, gempa Vulkanik Dangkal terekam 121 kali kejadian rata-rata perhari 4 kali kejadian, gempa Tektonik Lokal terekam 13 kali kejadian, dan gempa Tektonik Jauh terekam 114 kali kejadian atau rata-rata perhari 5 kali kejadian per hari.
* Pada Juni 2010, gempa Vulkanik Dalam terekam 53 kali kejadian atau rata-rata perhari 2 kali kejadian, gempa Vulkanik Dangkal terekam 83 kali kejadian rata-rata perhari 3 kali kejadian, gempa Tektonik Lokal terekam 30 kali kejadian, dan gempa Tektonik Jauh terekam 164 kali kejadian atau rata-rata perhari 6 kali kejadian per hari.
* Pada Juli 2010, gempa Vulkanik Dalam terekam 46 kali kejadian atau rata-rata perhari 1-2 kali kejadian, gempa Vulkanik Dangkal terekam 76 kali kejadian atau rata-rata perhari 2-3 kali kejadian, gempa Tektonik Lokal terekam 16 kali kejadian, dan gempa Tektonik Jauh terekam 101 kali kejadian atau rata-rata perhari 3 kejadian per hari.
* Pada Agustus 2010, gempa Vulkanik Dalam terekam 80 kali kejadian atau rata-rata perhari 3 - 4 kali kejadian, gempa Vulkanik Dangkal terekam 99 kali kejadian atau rata-rata perhari 5 - 6 kali kejadian, gempa Tektonik Lokal terekam 7 kali kejadian, dan gempa Tektonik Jauh terekam 40 kali kejadian atau 1 - 2 kejadian per hari.
III. Visual
Selama Januari sampai Agustus 2010, pengamatan visual G. Seulawah Agam tidak menunjukkan adanya perubahan fenomena permukaan yang signifikan. Secara visual G. Seulawah Agam sering tertutup kabut, dan ketika gunung tampak jelas, tidak teramati adanya asap dari puncak kawah.
IV. Kesimpulan
* Meskipun secara visual aktivitas vulkanik G. Seulawah Agam tidak mengalami peningkatan yang signifikan, namun dari data kegempaan secara fluktuatif mengalami kecenderungan peningkatan aktivitas vulkanik, sehingga terhitung mulai tanggal 1 September 2010, pukul 16.00 WIB, status G. Seulawah Agam dinaikkan dari “Normal” (Level I) menjadi “Waspada” (Level II).
* Pemantauan secara intensif terus dilakukan guna mengevaluasi G. Seulawah Agam.
V. Rekomendasi
Sehubungan dengan status G. Seulawah Agam “WASPADA” maka direkomendasikan :
a. Masyarakat/ pengunjung G. Seulawah Agam tidak diperbolehkan mendaki dan mendekati hingga radius 3 km dari Kawah Aktif.
b. Masyarakat di sekitar G. Seulawah Agam diharapkan tenang namun tetap waspada, tidak terpancing isyu-isyu tentang letusan G. Seulawah Agam dan diharapkan selalu mengikuti arahan SATLAK PB dan SATKORLAK PB setempat.









